Home Nasional Buruh-Mahasiswa Kembali Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Buruh-Mahasiswa Kembali Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

4 min read
0
0
3

JAKARTA (MPN) – Elemen mahasiswa dan buruh kembali melakukan aksi demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kali ini, mereka mengepung gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat Selasa (27/9/2022).

Demo tolak kenaikan BBM diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang sudah berunjuk rasa dalam beberapa minggu terakhir.

“Hari ini kita memperingati Hari Tani yang memang kita memperjuangkan para petani juga. Siang hari ini kita mencoba menyuarakan-membantu kawan-kawan yang telah berjuang dari pagi. Kita suarakan siang ini,” kata Koordinator BEM SI, M Yuza, kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Mahasiswa datang dengan membawa sejumlah tuntutan. Salah satunya seperti yang sebelumnya disampaikan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), yaitu menuntut pemerintah menggalakkan reforma agraria.

“Kita ada beberapa tuntutan. Tuntutan terbesar kita termasuk di bagian Hari Tani seperti yang sudah disampaikan KNPA. Perihal proyek strategis nasional (PSN), sampai saat ini ternyata lebih banyak keburukannya buat masyarakat. Masih banyak konflik agraria yang belum selesai, masih banyak para petani yang dikriminalisasi oleh aparat keamanan. Juga karena PSN, beberapa hari kemarin kita menyuarakan harga BBM naik. Ternyata salah satu penyebabnya dari PSN juga,” ucapnya.

Mahasiswa menunggu salah satu pimpinan DPR keluar untuk menemui mereka agar mendapat kepastian legitimasi tuntutan mereka. Salah satu yang diharapkan adalah Ketua DPR RI Puan Maharani ataupun pimpinan Komisi IV.

“Kita coba cari orang di dalam DPR untuk keluar, karena kita membutuhkan kepastian legitimasi untuk dipastikan tuntutan kita diterima dan juga disepakati. Karena kita mahasiswa di sini nggak cuma bersuara di depan pagar saja dan tidak didengarkan. Jadi kita menunggu siapa yang dari dalam, kita menunggu perwakilan dari dalam,” paparnya.

“Kita menuntut dari para pimpinan dulu mungkin ya, Bu Puan mungkin ada di dalam, atau mungkin para wakil ketua yang memegang bagian Komisi IV, terutama di bidang pertanian, untuk bisa keluar, atau dari Komisi IV bisa keluar,” sambungnya.

Diketahui, aksi demonstrasi digelar di depan gedung MPR/DPR RI hari ini. Sebanyak 4.400 personel gabungan mengamankan jalannya demo.

“Untuk wilayah Jakarta Pusat ada 4.400 personel kita siapkan gabungan TNI-Polri,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin kepada wartawan, saat ditanyai perihal pengamanan demonstrasi hari ini.

Di sisi lain, serikat buruh juga turun ke jalan. Massa buruh tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak).

Juru Bicara Gebrak Nining Elitos mengatakan, aksi buruh melebur dengan mahasiswa. Karena, kata Nining, anggota Gebrak juga banyak dari kalangan mahasiswa.

“Kenapa bersama Gebrak? Karena bertepatan hari tani sekaligus tuntutannya adalah berkaitan dengan reforma agraria, tolak kenaikan harga BBM, cabut omnibus law, dan turunkan harga-harga bahan pokok,” tuturnya.(sin/det/tit)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Bupati Sidoarjo Berpeluang Jadi Tersangka Pemotongan Dana ASN

Bupati Sidoarjo …