Home Global Menhan AS Bakal Bantu Taiwan dari Invasi China

Menhan AS Bakal Bantu Taiwan dari Invasi China

5 min read
0
0
10

Washington DC (MPN) – Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin berjanji bakal membantu Taiwan dalam ‘mengembangkan kemampuan mempertahankan diri’ dari invasi China. Namun, bos Pentagon tersebut enggan menegaskan kembali janji Presiden Joe Biden untuk mengirimkan tentara ke Taiwan.

“Kami berkomitmen untuk membantu Taiwan mengembangkan kemampuan untuk mempertahankan diri,” tegas Austin dalam wawancara dengan CNN, seperti dilansir AFP, Senin (3/10/2022).

AS secara historis mempertahankan kebijakan ‘ambiguitas strategis’ soal apakah akan mengintervensi secara militer jika Taiwan diserang oleh China.

Saat ditanya dalam wawancara CBS, bulan lalu, soal apakah tentara AS akan membela Taiwan, Biden menjawab ‘Iya’ jika itu adalah ‘serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya’.

Austin juga ditanya oleh jurnalis CNN, Fareed Zakaria, soal apakah militer AS bersiap untuk mengirimkan pasukan ke Taiwan sejalan dengan komentar Biden, namun dia menolak untuk menjawab secara langsung.

“Militer Amerika selalu siap untuk melindungi kepentingan kami dan memenuhi komitmen kami. Saya pikir presiden jelas dalam memberikan jawabannya saat dia menjawab pertanyaan hipotetis,” sebut Austin.

“Tapi, sekali lagi, kami terus bekerja untuk memastikan kami memiliki kemampuan yang tepat di tempat yang tepat untuk memastikan bahwa kami membantu sekutu-sekutu kami mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” jelasnya.

Dalam pernyataannya kepada CNN, Austin juga menyatakan dirinya tidak melihat ‘ancaman segera’ untuk invasi China ke Taiwan. Namun, Austin menilai peningkatan aktivitas militer di Selat Taiwan menunjukkan bahwa Beijing bergerak untuk menjadikannya sebagai ‘new normal’.

AS memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan tahun 1979 silam dan mengalihkan pengakuan ke Beijing sebagai satu-satunya perwakilan China. Namun pada saat bersamaan, AS mempertahankan peran yang menentukan, meskipun rapuh, dalam mendukung Taiwan.

Di bawah undang-undang yang diloloskan Kongres, AS diharuskan menjual peralatan militer ke Taiwan untuk memastikan pertahanan diri dalam menghadapi pasukan China yang jauh lebih besar.

Bencana Global

Secara terpisah, mantan diplomat Inggris Charles Parton menyampaikan analisisnya terkait hubungan China-Taiwan, lewat sebuah tulisan yang diterbitkan di Financial Times.

Menurutnya, peristiwa seperti pemberontakan Tiananmen bukan tidak mungkin kembali melanda China jika negara itu berani mencoba menyerang Taiwan.

Parton, yang juga seorang cendekiawan China yang dihormati di sejumlah institusi terkenal, percaya bahwa serangan terhadap Taiwan sangat tidak mungkin dilakukan oleh China.

“Tetapi jika itu benar-benar terjadi, itu akan menjadi bencana ekonomi dan politik global,” katanya.

Menurut Parton, China akan mengalami kesulitan untuk menyerang karena adanya Selat Taiwan. Faktor lainnya adalah bahwa Taiwan telah mengadopsi pertahanan “landak”, suatu bentuk perang asimetris yang bergantung pada platform seluler kecil yang sulit dihancurkan dan akan menyebabkan pembantaian besar-besaran.

Selain itu, Parton juga percaya pada “perisai silikon” Taiwan, atau kemampuannya untuk mempertahankan diri, karena negara itu membutuhkan semikonduktor. Tanpa mereka, ekonomi China terhenti.

Selain sanksi Barat, ini akan memberikan pukulan berat bagi rantai pasokan dan ekonomi China.

 “Keruntuhan ekonomi akan membawa penderitaan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Parton.

Meskipun Parton percaya bahwa Xi Jinping tidak akan memiliki pemikiran irasional seperti pemimpin Rusia Vladimir Putin yang menyerang tetangga Ukraina, dia berpikir Barat harus mempersenjatai Taiwan setidaknya sebagai pencegah. (rmo/det/adm)

  • Lokasi penembakan massal saat Imlek di AS (AFP/ROBYN BECK)

    Usai Tembak Massal saat Imlek di AS, Pelaku Bunuh Diri

    California (MP) – Huu Can Tran, pria berdarah Asia yang diidentifikasi sebagai pelak…
Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Global

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Bupati Sidoarjo Berpeluang Jadi Tersangka Pemotongan Dana ASN

Bupati Sidoarjo …