Home Jawa Timur 01-Kediri Bermartabat Beretika Upaya Perhutani Dan PMDH Puncu

Bermartabat Beretika Upaya Perhutani Dan PMDH Puncu

7 min read
0
1
37

Kediri (MPN) – Bermartabat Beretika. Kebersamaan dan kolaborasi antara pemangku kebijakan, stake holder, dengan masyarakat merupakan perjalanan panjang dan berliku dalam gerakan perubahan untuk membangun kesejahteraan masyarakat yang berbudaya, bermartabat dan beretika “Perhutani dengan PMDH berkolaborasi, ngobrol pintar, serta selalu sinergi untuk menemukan solusi, demi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan dan terus menjaga Hutan tetap Lestari,” tutur Slamet Budiono SP, Asper (Asisten Perhutani) BKPH Pare, dalam acara Silaturahmi dan Tasyakuran Paguyuban Sabdopalon PMDH Puncu di rest area Cagar Alam Alas Simpenan, Puncu Kabupaten Kediri, Sabtu (12/11).

Perkumpulan Masyarakat Desa Hutan (PMDH), dulu bernama LMDH, adalah perkumpulan Masyarakat yang berdomisili dan berinteraksi dengan kawasan hutan Negara (Perum Perhutani KPH Kediri). PMDH dan Perhutani merupakan mitra yang bekerjasama dalam pengelolaan sumber daya hutan. “Harus bersinergi, bersatu padu untuk berupaya sejak dini antisipasi seperti bila terjadi bencana agar tidak berdampak pada masyarakat,” pesan Budi, yang menekankan agar semua komponen terus berupaya berkarya demi masyarakat sejahtera dan melestarikan hutan. Madep, Mantep, Mateng.

Asper Budi juga menyebutkan bahwa  selalu bersinergi antara PMDH dan Perhutani, Polsek, Koramil dan Pemerintah Kecamatan maupun Desa, merupakan langkah nyata untuk memperbaiki kehidupan perekonomian masyarakat. menuju Hutan Lestari dan masyarakat mandiri, sejahtera dan beretika

Bersatu Membangun Negeri

Danramil Puncu, Kapten Arm Bangun Budi Adi, menandaskan bahwa bersinergi, bersatu padu dan saling membantu adalah pedoman yang mesti dilakukan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan NKRI. Tak hanya sebagai pelindung, penjaga keamanan Negara, tapi TNI juga merupakan bagian dari rakyat itu sendiri, berasal dari rakyat, membangun bersama rakyat, dan mengabdikan diri untuk rakyat. “TNI bersama POLRI, selalu menjaga dan mendorong masyarakat, khususnya yang berada di sekitar hutan, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi,,” ujarnya.

Di wilayah BPKH Pare, terdapat ribuan hektar lahan hutan yang dikelola bersama masyarakat sekitarnya, melalui PMDH, sejak tahun 2003 (sekitar 20 tahun). Diantaranya, memanfaatkan petak lahan dibawah tegakan, untuk ditanami jagung, sayuran, buah-buahan, Lombok, yang kesemua hasilnya dinikmati oleh masyarakat itu. Tak hanya itu, budidaya kayu putih, nanas, rumput makanan ternak, juga dikembangkan masyarakat dan dinikmatinya. Perubahan inovasi kebijakan perhutani inilah sangat berarti, bernilai, beretika demi kemajuan masyarakat yang bermartabat.

Wilayah kehutanan BKPH Pare meliputi Kemantren Jatirejo, Manggis Puncu, Besowo Kepung, Puthuk Kandangan, Pandantoyo Ngancar. Sedangkan di area Kecamatan puncu mulai Desa satak. Manggis hingga Trisulo itu terdapat ribuan hektar tanah Perhutani yang dikerjasamakan dengan Masyarakat sekitar hutan melalui PMDH. “Itu memerlukan koordinasi berkelanjutan, agar tidak tersekat,demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri, juga menjaga hutan tetap lestari,” kata Eko Cahyono, Ketua Paguyuban PMDH Puncu Sabdopalon.

Danramil Puncu Kapten Arm Bangun Budi Adi, bersama Asper Slamet Budiono SP, Kapolsek AKP Gatot Pesantoro, SH, bersama anggota Paguyuban sabdopalon PMDH Puncu, pada acara Silaturahmi tasyakuran di Rest Area Alas Simpenan Puncu, Sabtu (12/11).

Diakui Cahyono, area yang begitu luas dan bersinggungan langsung dengan warga, tentu berpotensi muncul permasalahan di masyarakat bila tidak dikomunikasikan secara rutin, efektif dan kekeluargaan. Bagitupun penggarapan hutan yang telah berjalan 20 tahun ini sangat memerlukan pendampingan orang-orang professional ahli yang berkompeten guna mencari solusi cara mengelola hutan yang baik, “Pertemuan dan silaturahmi seperti inilah sangat efektif untuk terus menjalin kebersamaan itu, bersinergi demi peningkatan kesejahteraan warga itu sendiri,” tukasnya yang mengaku melalui ngopi bareng, di suasana dan tempat yang tidak formal, sangat efektif guna mencari solusi dan berbagi.

Kegiatan Silaturahmi dan Tasyakuran Paguyuban PMDH se wilayah Puncu ini dihadiri Pemerintah Kecamatan, Danramil 0809/Puncu Kapten Arm Bangun Budi Adi bersama anggotanya, Kapolsek  AKP Gatot Pesantoro SH bersama jajarannya, Pokja Lembaga kecamatan Puncu, Ari SH Penasehat Hukum PMDH Puncu, para pengurus PMDH yang tergabung dalam Paguyupan Sabdopalon, serta para pejabat Perhutani yang diwakili Asper BKPH Pare Slamet Budiono SP dan Mantri Perhutani wilayah rimba Jatirejo, Januri.

Perhutani bersama PMDH, bersinergi dengan Pemerintah , TNI, POLRI,. Bersatu padu, berkreasi membangun negeri. Tak sekedar slogan, Program Hutan Sosial, adalah aksi nyata Perhutani Berbagi, Dan kini terbukti berdampak Sejahtera Masyarakat di sekitarnya. Sebuah Perubahan Beretika dan Bermartabat. .– (Ajie) –

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kreativitas Bernilai Spiritual Tinggi dalam Melaspas Peresmian 1000 Candi Nusantara di Banaran Kandangan Kediri

Kediri (MPN) – Spiritual Bermakna. Tak sekedar kreativitas berkehidupan namun pemban…