Home Jawa Timur 01-Kediri Pelatihan BLK Widya Mandala Nusantara Banaran Kandangan Penuh Ekspektasi

Pelatihan BLK Widya Mandala Nusantara Banaran Kandangan Penuh Ekspektasi

7 min read
0
4
72

Kediri (MPN) – Jeratan ekonomi tak lagi menjadi kendala berarti, namun sebaliknya membuat pikiran kreatif dan semangat kian meninggi, guna merengkuh keahlian praktis.dan bermanfaat. Disitulah, kemampuan diasah supaya terampil dan menjadi  skill, untuk dapat memproduksi kue sendiri tanpa harus membeli. Dampak peningkatan potensi diri tak begitu terasa, tatkala peserta ikhlas menjalaninya.

Demikian kesan dan hasil yang digapai oleh para peserta dan instruktur Pelatihan Gratis selama 24 hari, 31 Oktober – 26 November 2022, di Balai Latihan Kerja (BLK) Widya Mandala Nusantara, Banaran Kandangan Kediri (28/11).

Keseriusan Peserta Pelatihan Kompetensi Olahan Kue di BLK Widya Mandala Nusantara Banaran Kandangan (26/11)

Pelatihan berbasis Kompetensi, kejuruhan Pengolahan Hasil Pertanian, spesifik pembuatan olahan kue, makanan dan minuman, ini dibiayai oleh Pemerintah Pusat, melalui Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) Tahun Anggaran 2022. Dimulai awal – 26 November 2022, Diikuti oleh 16 peserta, terutama wanita ibu rumah tangga, yang berasal dari wilayah Kandangan dan sekitarnya.  Instrukturnya adalah Doni Krismantoro ST dan Suwono SPd dari BLK Widya Mandala Nusantara.”Target pelatihan ini adalah punya produk berijin resmi,” tukas Sutiyo SE, Ketua BLK Widya Mandala Nusantara yang berharap agar Pemkab Kediri akan memberi bantuan melalui Pendiwan sebagai Badan Anggaran.

Acara Penutupan Pelatihan ini dilakukan oleh Pendiwan ST, Anggota DPRD dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Dihadiri pula oleh Pengurus BLK Widya Mandala Nusantara yaitu Sutiyo SE, Yuliono (juga PHDI Kec Kandangan), Doni Krismantoro, Suwono, Willy Puguh (PHDI Kabupaten Kediri).

“Yang paling penting, setelah pelatihan agar bisa membantu kemampuan peningkatan ekonomi peserta. Maka kondisi ini jangan disia-siakan dalam meningkatkan kemampuan ketrampilan dalam membuat kue, agar menjadi spesialis dan laris dapat orderan langsung dari pasar,” tandas Pendiwan yang menjabarkan produk kue yang dihasilkan bisa dititipkan di sekolah, warung-warung, pasar dan sebagainya. Peserta harus berprinsip dan optimis dan tidak putus asa dalam menjalankan usaha.

Pendiwan juga mendukung penuh BLK Widya Mandala Nusantara Banaran Kandangan agar memperoleh pelatihan lagi dari Kabupaten Kediri pada tahun 2023 mendatang.

Sangat Perspektif

Dampak hasil pelatihan ini sangat perspektif. Paling tidak, saat selamatan di rumah, sebagian kue dapat dibikin sendiri ketimbang membeli. Lebih jauh, para peserta pelatihan ini dapat membantu mendidik dan merealisasikan cita-cita sang putra-putri tercinta,melalui sikap disiplin, bersih, sehat dan hemat. Betapa tidak, anak-anak yang biasa menyukai kue, selalu menggunakan uang sakunya untuk menikmati jajanan kue saat istirahat atau pulang sekolah. Jika sang buah hati itu membawa jajanan kue dari rumah hasil olahan sang Ibunda, maka mereka dapat belajar menghargai dan membanggakan hasil olahan orang tua. Tak jarang, para siswa itu bisa belajar berbagi dengan temennya. Bahkan  uang saku itu, dapat disisihkan untuk ditabung. Sebuah pembelajaran sangat efektif, sehat dan hemat, didapat dari dampak panjang, dari Pelatihan selama 24 hari di BLK Widya Mandala Nusantara Banaran Kandangan itu. Sungguh secercah harapan yang tak sia-sia.

Suasana Ujian Pelatihan Kompetensi Olahan Kue di BLK Wisya Mandala Nusantara (26/11)

Setidaknya begitu yang dirasakan para peserta Pendidikan Praktek Kejuruan Agroindustri, Pengolahan Hasil Pertanian, yang dikembangkan oleh Yayasan Widya Mandala Nusantara melalui pelatihan di BLK itu. Dari berbagai daerah seperti, Siswati seloparang, Erina sengkan, sunarti putuk, Tisni dan Sumiati ngepeh, tukinem tegalan, tiwi sidomulyo medowo, Feny wates galengdowo, pada mengaku jujur bila awalnya mendengar info pelatihan ini langsung diikuti. Tanpa basa-basi. Setelah berjalan beberapa hari, mereka sangat merasakan ilmu yang digeluti di pelatihan ini, meski itu tampak sederhana, namun menjadikannya lebih mengerti dan memahami. Hebat dan luar biasa. Selain dapat membuat kue sendiri, para peserta itu mampu menganalisa sebuah usaha, mulai penuangan ide, perssiapan modal, memilih bahan, proses pembuatan, hingga pemasaran. Yang paling sensasional adalah “Tambah konco, tambah dulur,” saut para ibu itu jujur dan lugu.

Tak hanya itu, penuh kesabaran dan telaten selama 3 minggu lebih itu,kini para peserta peltihan bisa tersenyum. Pasalnya, 3 sertifikat kompetensi dari Kemenaker, LSP Wonojati Malang dan Lembaga BLK Widya Mandala Nusantara, bisa didapat sebagai bukti, untuk dipergunakan memulai usaha sendiri maupun kerjasama dengan kolega.Luar biasa. Kebahagiaan itu makin lengkap saat setiap hari pulang ke rumah, membawa kue hasil pelatihan yang selalu dinikmati sang buah hati. Apalagi pelatihan itu direngkuhnya secara gratis,bahan kue gratis, serta diakhir pelatihan usai, memperoleh sedikit tambahan dana transportasi. Keikhlasan hati menyelimuti, seperti mimpi yang tak terbeli. – (Ajie) –

  • Solusi Mandiri BLK Widya Mandala Nusantara Kandangan

    Kediri (MPN) – Berpacu, berpadu, kian merindu. Menggapai manisnya pelangi kehidupan.…
Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Peduli Bersinergi SDN Kandangan 1 Bagi Takjil Untuk Masyarakat, Pengguna Jalan dan Bukber

Kediri (MPN) – Bermakna Sinergi. Kegiatan sosial kemanusiaan dilaksanakan SDN Kandan…