Home Jawa Timur 01-Kediri Perhutani Mitigasi Bencana Alam Di Puncu Kandangan Demi Keselamatan Warga

Perhutani Mitigasi Bencana Alam Di Puncu Kandangan Demi Keselamatan Warga

6 min read
0
5
43

Kediri (MPN) – Mitigasi dan Antisipasi. Perhutani lakukan mitigasi Bencana Alam, bersama Forkompimcam Puncu dan Kandangan, melalui pemasangan spanduk himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas di jalan dan lingkungan hutan akibat musim hujan disertai angin kencang. “Hal ini untuk mengingatkan dan menghimbau masyarakat pengguna jalan dan yang beraktivitas di hutan, agar terhindar, bila terjadi bencana pohon dan ranting-ranting tumbang, banjir, akibat derasnya hujan yang disertai badai angin pada musim hujan saat ini,” tukas Slamet Budiono, SP, Asper Perhutani BKPH Pare, saat pemasangan Banner himbauan urgen perhutani kepada masyarakat, di wilayah Puncu dan Kandangan (14/12).

Menurut Budi, Mitigasi Bencana adalah segala upaya untuk mengurangi resiko bencana. Karena bencana sulit bdideteksi kemunculannya secara tepat, namun dapat dihindari ataupun dicegah keberadaannya, minimal menguranginya. Hal itu misalnya dengan memanfaatkan strategi, tindakan dalam rekayasa dan konstruksi tahan bahaya. Selain itu mitigasi bencana, dilakukan dengan membuat kebijakan lingkungan dan kebijakan sosial serta membentuk kesadaran publik akan dampak buruk bencana. Berdasar inilah Perum Perhutani BKPH Pare membuat kebijakan penghimbauan kepada, pengguna jalan berhimpitan hutan dan masyarakat umum, terutama yang beraktivitas, berinteraksi dengan hutan, agar lebih waspada dan berhati-hati saat musim hujan yang disertai angin kencang. “ Karena hujan deras disertai angin kencang bisa mengakibatkan ranting-ranting dan besar tumbang ke jalan dan pekarangan warga yang berhimpitan dengan hutan,” ujar Budi. Kewaspadaan dan himbauan inilah dituangkan ke dalam tulisan di spanduk / banner yang dipasang di setiap sudut jalan yang ramai dilihat dan dilalui masyarakat.

Januri dari Perhutani Jatirejo, AKP Gatot Pesantoro Kapolsek Puncu, Serma Totok Koramil Puncu, beserta para anggotanya, dan Perwakilan PMDH wilayah Puncu, sedang memasang banner himbauan demi keselamatan warga (14/12)

Rekayasa kewaspadaan bencana ini, lanjut Budi, dilakukan secara sinergi dengan segenap pemangku kebijakan, stake holder, di wilayah masing-masing, unsur 3 pilar di wilayah kecamatan yaitu kecamatan, koramil dan polsek. Pemasangan banner dilakukan berkesinambungan dalam beberapa waktu berdekatan pada setiap wilayah. Misalnya, di Puncu pada hari-hari minggu ini, serta minggu sebelumnya di wilayah Kandangan dan lainnya. Melalui himbauan tertulis di banner yang dipampang di setiap sudut keramaian, pinggir jalan itu akan mengingatkan dan dapat menyadarkan masyarakat agar lebih berhati-hati, waspada terhadap kemungkinan munculnya bencana, pohon-pohon tumbang, dahan, tengkan kayu yang mudah patah bila diterpa hujan disertai angin kencang. “Masyarakat agar berhati-hati saat melintas tempat-tempat tertentu, menghindari jalan dan titik-titik rawan bencana bila terjadi kondisi seperti itu,” pungkas Budi.

Himbauan Kepada Masyarakat

Kegiatan pasang banner berisi himbauan kepada masyarakat, terkait lokasi rawan pohon tumbang dan dahan ranting patah di kawasan hutan, dilaksanakan bersinergi dengan berbagai pihak. Unsur 3 pilar Forkompimcam,Kecamatan, Koramil, Polsek, selalu dilibatkan, begitupun dengan masyarakat melalui Perkumpulan Masyarakat Desa Hutan (PMDH) setempat. Pihak Perhutani di Kecamatan Puncu, diwakili jajaran RPH Manggis dan RPH Jatirejo. Sedangkan di wilayah Kandangan dilaksanakan jajaran RPH Kandangan bersama pihak Koramil, Kecamatan dan Polsek Kandangan.

Banner dipasng di tengah jalan Alas jalan Putuk menuju Desa Medowo Kandangan (14/12)

Di Kecamatan Puncu, banner-banner berisi himbauan bila terjadi pohon patah dan tumbang itu dipasang di pinggir jalan yang tersebar di berbagai desa yaitu Desa gadungan, Desa Wonorejo, Desa manggis, Dessa Satak, Desa Sumberagung. Tepatnya adalah
Petak:13b, 4g, 28 e, 5 e 15a, 11g, 12d, 8h, 66h, 37d, 60b, 38d, 58a, 56a

Sedangkan di wilayah Kandangan, banner itu ditempatkan di belokan jalan yang akan melintasi alas Putuk Banaran, di pinggir jalan tengah alas, Pertigaan pintu gerbang Desa Medowo, serta beberapa tempat rawan di dusun sebelah timur di Desa Medowo.

Banner dari Perhutani dipasang di pertigaan pintu gerbang masuk Desa Medowo Kandangan (14/12)

Alam memang bersahabat, namun badai angina dan hujan tak dapat diduga, kadang menyapa dengan ramah, namun tak jarang menerpa ranting, dahan serta pohon, dengan kejam yang mengakibatkan manusia tak berkutik. Namun, kita masih bisa bertahan dengan segala rekayasa untuk menghindarinya. Bersama hembusan angin yang segar bersahaja, serta mestinya kita tetep menjaganya. Perduli. Alam Lestari. … – (Ajie) – 

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Suci Kasih Sesama dan Toleransi dalam Dharma Shanti se Jatim di Chandra Wilwatikta Pandaan Pasuruan

Kediri (MPN) – Suci Bersinergi. Bernuansa suci dalam inti acara Dharma Shanti tahun …