Home Jawa Timur 01-Kediri Melangit MWC NU Badas Tembus Rekor Indonesia Dunia LEPRID dengan 7000 Bendera

Melangit MWC NU Badas Tembus Rekor Indonesia Dunia LEPRID dengan 7000 Bendera

7 min read
0
8
379

Kediri (MPN) – Berbhakti dan Menginspirasi. Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Badas Kabupaten Kediri, dalam harlah satu abad NU, mencetak rekor Indonesia Dunia versi Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) atas kibaran 7000 Bendera NU selama 30 hari. “Ini sebagai kado warga NU Badas untuk NU dan Indonesia. serta bhakti kami sebagai Warga dan Pengurus NU di wilayah Kecamatan Badas, karena NU telah membimbing kita sudah sejak lama, untuk betabarukh, ngalab berkah, kepada para kyai alim ulama yang merupakan penerus para nabi, agar kita diakui sebagai umat atau pengikut Rosullulloh SAW,” tukas KH Khoirul Basyar SPd, MPd.I,Ketua MWC NU Badas, di Badas sabtu malam (18/2).

Menurut Gus Basyar, langkah ini adalah aplikasi nyata dalam upaya memperkuat jatidiri NU. Dalam berbagai aspek kehidupan guna meningkatkan keimanan, serta sebagai simbol semangat dan cinta Ulama. “Kita akan selalu berupaya meraih prestasi guna meningkatkan kualitas kemampuan warga NU secara psikologis sebagai organisasi besar, meskipun kita masih komunitas berada di paling bawah, namun kita tetap bisa melakukakannya,” lanjutnya.

Sebelum acara penganugerahan Prestasi tersebut, LEPRID yang dipimpin Paulus Pangka SH, bersama tim penilai dan ratusan santri berkendara motor, melakukan konvoi keliling 9 desa di Wilayah Kecamatan Badas, guna mengecek, verifikasi keberadaan kibaran 7000 bendera tersebut. “Meski suasana menjelang ujung hari bercuaca gerimis, konvoi itu disambut oleh masyarakat yang dilaluhinya serta meneriakkan Shollawat Nabi. Allohumma Sholluala Muhammad, “ kata Gus Basyar.

Para Pengurus MWC, Muslimat, Fatayat, Banom NU Kecamatan Badas selalu optimis dan terus berupaya meningkatkan prestasi lebih baik lagi untuk NU, Masyarakat, Bangsa dan Negara (18/2).

Prestasi Nasional

MWC NU Kecamatan Badas beserta Muslimat dan Banom-banom di jajaran kepengurusannya, pada 2019 juga meraih juara 1 tingkat PWNU Jatim, dan kini 2023 berhasil mempersembahkan prestasi cukup sensasional di forum Nasional dan dunia yakni Pengibaran 7000 Bendera NU selama 30 hari di seluruh wilayah Kecamatan, 9 Desa. “Secara psikolgis prestasi ini bisa menguatkan, menyemangati para pengurus dan warga NU di Kecamatan Badas, dalam upaya berprestasi lebih bagus lagi, serta meningkatkan keimanan melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial kemanusiaan melalui NU,” ujar Gus Basyar optimis.

Tak hanya itu, kini MWC Badas, tak sekedar berprestasi dalam berbagai kegiatan yang dijalani, namun selalu bersinergi terhadap semuanya. NU dalam semua lapisan kepengurusan, merupakan organisasi keagamaan untuk kemaslahatan umat, berkomitmen selalu berupaya agar berkontribusi kepada Agama, Masyarakat, Bangsa dan Negara. Bahkan di tatanan dunia baru,  NU yang berpartisipatif besar atas ditelorkan dan ditetapkannya Dasar Negara Pancasila, juga sebagai ujung tombak NU berkiprah di dunia, dengan menjalankan agenda diplomasi Islam Moderat dalam mentralisir faham Fundamentalisme, Radikalisme dan Terorisme.

Para Santri dan masyarakat selalu antusias mengikuti setiap kegiatan NU dan Bersholawat di Acara puncak Harlah satu abad NU di MWC Kecamatan Badas (18/2)

Acara Malam Anugerah Prestasi dan Sholawat malam itu merupakan acara puncak rangkaian kegiatan MWC Badas, dalam 1 Abad NU, di Kecamatan Badas. Kegiatan sebelumnya adalah, Pengibaran 7000 Bendera NU selama 30 hari –mulai 23 Januari hingga 21 Pebruari 2023-, Ziarah Maqbaroh ke Makam Rois syuriah MWC NU Badas yang pertama (2001 – 2012) KH M Zaini Chudlori, Tahlil Akbar, Kenduri makan nasi tumpeng bersama, Nonton Bareng Film Perjuangan NU berjudul sang Kyai yang dilaksanakan selasa malam 31/1, Semaan Al-Quran dilakukan 150 Majelis dan santunan anak yatim dhuafa minggu 5/2, Ziarah ke Beberapa Makam para Wali dan Kyai Sepuh di Jatim, serta puncaknya 18/2, Bazar dan Malam Anugerah Prestasi MWC Badas tingkat Nasional Dunia oleh LEPRID dalam pengibaran 7000 Bendera NU selama 30 hari.

MWC NU Kecamatan Badas terus menerus bersholawat tanpa henti, serta selalu meningkatkan prestasi lebih baik lagi untuk negeri tercinta NKRI (18/2).

Secara komprehensif NU berkarakter terbuka serta dialogis mampu menjadi pengayom, pelindung umat di tengah kondisi masyarakat yang majemuk, yang berbeda agama, suku, ras, namun dapat menyatukan, mendamaikan dan menguatkan keberagaman tersebut demi kepentingan bersama.Berbhineka Tunggal Ika. Karena keberagaman merupakan anugerah Tuhan untuk manusia serta harus dipelihara demi kepentingan umum, berbangsa dan bernegara. NU sebagai tali jagat, pemersatu umat, untuk kemajuan masyarakat harus bener-benar dirawat demi menjaga nilai-nilai keislaman, serta keberagaman sebagai warisan leluhur di Nusantara. Di situlah, sebagai kiprah kepengurusan yang mengomandoi langsung masyarakat di tingkat ranting atau desa, MWC NU Kecamatan Badas, ingin terus berbhakti, berperduli sesama, aktif Bertabarukh, dan selalu nderek Pak Kyai.  – (Ajie) –

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Peduli Bersinergi SDN Kandangan 1 Bagi Takjil Untuk Masyarakat, Pengguna Jalan dan Bukber

Kediri (MPN) – Bermakna Sinergi. Kegiatan sosial kemanusiaan dilaksanakan SDN Kandan…