Home Jawa Timur Surabaya Perahu Tambang Tenggelam, Satu Korban Belum Ditemukan

Perahu Tambang Tenggelam, Satu Korban Belum Ditemukan

4 min read
0
1
22

Reporter: Anang Elang

Surabaya (MPN) –  Sebuah perahu tambang tenggelam di Sungai Brantas, kawasan Mastrip Kemlaten, Kebraon, Surabaya pada Sabtu (25/3/2023) pagi. Hingga saat ini petugas gabungan masih mencari seorang wanita berinisial D (23) yang diduga tenggelam terbawa arus terseret derasnya arus dalam insiden

Petugas gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, dan Marinir melakukan mulai penyelaman sekitar 10.35 WIB. Hingga pukul 11.40 WIB, warga Kemlaten itu masih belum ditemukan.

Sebelumnya sekitar pukul 10.00 WIB, kerumunan warga di seberang dermaga yang masuk wilayah Jambangan berteriak histeris melihat korban hanyut. Teriakan itu disusul pencarian petugas termasuk dua penyelam di titik tersebut.

Hingga titik terakhir korban terlihat, sekitar 50 meter dari dermaga, pencarian belum membuahkan hasil.

 “Terkendala kedalaman tiga meter, banyak lumpur, ada tanaman eceng gondok juga tadi dibersihkan teman-teman (petugas). Pandangan nol visibility (buram),” ujar Laksita Rini Sevriani Kepala BPBD Surabaya, Sabtu (25/3/2023).

Terpisah, Sumanto salah satu pemilik perahu tambang yang mengalami insiden tenggelam di Sungai Brantas, Jalan Raya Mastrip Kemlaten, Kebraon, Surabaya, diperiksa polisi.

Pemeriksaan itu atas dugaan kelalaian pemilik mau pun petugas perahu tambang hingga menyebabkan insiden terjadi dan menimbulkan korban.

Saat kejadian yang diperkirakan sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi, Sabtu (25/3/2023), Sumanto mengaku tidak di lokasi.

“Kebetulan, saya di rumah, gak tahu, terus dapat info (perahu tambang) tenggelam,” kata Sumanto ketika ditemui di lokasi, Sabtu (25/3/2023).

Sumanto mengaku terakhir melakukan maintenance atau perawatan, semingguan lalu.

Terbalik

Kejadian perahu tambang terbalik Jalan Raya Mastrip Kemlaten, Kebraon, Surabaya diduga akibat tali putus pada Sabtu (25/3/2023) pagi ternyata akibat diduga kebocoran perahu.

Hal ini ditegaskan Buyung Hidayat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya memastikan, tidak ada tali yang putus. Namun murni kebocoran perahu tambang.

Dari data BPBD Total penumpang menurut 13 orang termasuk petugas. Sementara jumlah kendaraan, ia belum bisa memastikan.

“Jadi ada 8 yang sudah selamat ditepikan, ada 2 dibawa ke rumah sakit, 1 hilang, 2 petugas selamat, jadi total 13. Kendaraan lebih dari lima,” papar Buyung di lokasi.

Sampai saat ini, tim petugas gabungan BPBD, Basarnas dan Kepolisian masih melakukan pencarian 1 orang korban tenggelam yang masih belum ditemukan.

Tampak Dua penyelam dr BPBD menerjukan tim penyelam untuk melakukan pencarian, kamun karena diduga arus yang begitu deras, akhirnya naik lagi kepermukaan.

Sampai saat ini petugas gabungan masih melakukan korban tenggelam akibat perahu tambang bocor dan sejumlah petugas juga menerjukan tim untuk berjaga-jaga di area pintu rolak Gunungsari. (Anang)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Enam Partai Dukung Khofifah-Emil

SURABAYA (BM) – Nama Khofifah Indar Parawansa masih unggul dalam survei Pilgub …