Home Jawa Timur 01-Kediri Inovatif Apresiatif Pranatacara Nyawiji Kabupaten Kediri

Inovatif Apresiatif Pranatacara Nyawiji Kabupaten Kediri

6 min read
0
3
152

Kediri (MPN) – Adiluhung Berbudi. Pranatacara Nyawiji se Kabupaten Kediri melenggang bersama dalam Acara Halal Bi Halal Paguyuban Panji Kediri di Sukorejo Kepung Kediri, minggu siang (4/6). “Tak sekedar gelegar acaranya, namun kegiatan ini merupakan wujud nyata Uri-uri Budaya Adiluhung dari adat para leluhur yang harus kita lestarikan, bahkan saat ini kegiatan pranatacara jawa makin mengemuka dan menjadi keharusan dalam setiap prosesi kegiatan sakral adat Jawa,” tutur Musidi Al Rosyid, Ketua Paguyuban Panji Pranatacara Kabupaten Kediri.

Adat budaya Jawa ini, lanjut Musidi, merupakan warisan para leluhur yang mengedepankan tata karma,kesopanan dan kelayakan dalam melaksanakan sebuah acara agar keberlangsungan sebuah kegiatan dapat berjalan lancar dan memperoleh berkah saking Gusti Ingkang Moho Kuaos. Bahkan, pranatacara dalam adat Budaya Jawa saat ini makin membahana dan dibutuhkan masyarakat seiring perkembangan jaman di era digital saat ini. Karena, sangat dipercaya, bahwa adat leluhur yang menjunjung tinggi tatakrama, sopan santun dan filosofi makna sebuah kegiatan budaya jawa, dapat dimengerti masyarakat awam terutama kaum muda sebagai generasi penerus.

Penampilan Tari Remong sebagai pembula dalam acara Halal Bi halal Paguyuban Panji Pranatacara se Kabupaten Kediri, di Jalan Nusa Indah 77 Dusun Sukorejo kepung Kediri, minggu siang (4/6).

Saat ini dalam setiap acara budaya tradisional, selalu membutuhkan Pranatacara yang mampu memberikan makna pemahaman kepada masyarakat dalam setiap tahapnya. “Perkembangan fenomena inilah, menuntut para Pranatacara Prosesi Kegiatan Adat jawa, harus selalu selalu berbenah dan ditingkatkan kemampuaannya,” kata Musidi menyebut setiap kegiatan tradisional jawa saat ini selalu membutuhkan pranatacara jawa, seperti acara Manten, Bersih Desa, Piton-piton, Pagelaran Seni Budaya, Ulang Tahun dan sebagainya.

Acara Halal Bi Halal Paguyuban Panji Kediri 2023 ini dihadiri Forkompimca Kepung, Camat Mohamad Sahroni, SPd.SD, Polsek diwakili Bhabinkamtibmas, Koramil diwakili Babinsa Kepung Serka Widodo, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat FKDM Bakesbangpol, Tokoh Masyarakat, tamu Undangan lainnya, serta 75 orang Pranatacara Adat Jawa yang tergaung dalam Paguyuban Panji Kediri.

Pergiwo diperankan Ni Luwes Susanti dalam Fragmen Gatotkoco Kromo di Acara halal bi halal Paguyuban Panji Pranatacara Kediri di Sukorejo Kepung, minggu (4/6).

Remong, Fragmen dan Lomba Tata Busana Adat

Dalam kegiatan ini, selain diisi berbagai sambutan dan petuah dari para pejabat setempat, Tari remong sebagai pembuka acara dan juga digelar Campursari Cakra Buana menampilkan beberapa penyanyi untuk menciptakan suasana makin gayeng. Inovatif dan kreatif. Bahkan Drama singkat, Fragmen, berlatar budaya jawa juga ditampilkan, yaitu wayang orang dengan lakon Gatutkoco Kromo. Diperankan oleh ieko sebagai Gatotkoco, Ni Luwes Susanti sebagai Pergiwo, Werkudoro oleh Paidi, Kresno oleh Zaenuri serta Abimanyu diperankan Iswanto. Fragmen itu tampak begitu menarik, luwes dan bermakna dalam koridor Adat Budaya Jawa yang adiluhung.

Fragmen Gatutkoco Kromo (diperankan Ieko) juga diperagakan dalam menyemarakkan Acara Halal Bi Halal Paguyuban Panji Pranatacara Kediri 2023 di Sukorejo Kepung, Minggu Siang (4/6).

Selain itu, Acara Halal Bi Halal Paguyuban Panji Kediri juga menggelar Lomba Tata Busana Kejawen, meliputi cara berpakaian yang benar, kelengkapan pakaian adat beskap, tata laku hingga tutur kata. Diikuti puluhan peserta, untuk memperoleh hadiah Balngkon Jawa dan lainnya dari panitia. Sebagai pemenangnya adalah Ki Yusuf Bogo sebagai juara 1, Lukman meraih juara 2, Deyas juara 3, serta juara 4 diraih Chandra Yulian dari Lamong Badas.

Acara tersebut juga menyediakan berbagai hadiah dan doorprize kepada para peserta yang mampu memberikan berbagai usulan kreatif demi kemajuan Panji di Kabupaten Kediri. Bahkan, yang terbaik dengan usulan itu, panitia memberikan hadiah menarik berupa Busana Beskap Adat Jawa.

Penampilan Campursari Cakra Buana juga tururt menyemarakkan acara Halal Bi Halal Paguyuban Panji Pranatacara Kediri di Jalan Nusa Indah 77 Sukorejo Kepung, Minggu Siang (4/6).

Panji Pranatacara di Kabupaten Kediri ini berlatar belakang aneka profesi, seperti Dalang, seniman, perangkat desa, pedagang, petani dan sebagainya. Semua bertekad untuk melestarikan dan mengembangkat Adat Budaya Jawa yang penuh filosofi dan berbudi luhur. “Semoga dengan kekompakan dalam menjalankan profesinya sebagai pranatacara dalam berbagai kegiatan Adat, menjadi lebih berkualitas, mengandung edukasi positif serta lancar. Sehingga Panji Kediri tambah Maju dan memasyarakat,” pungkas Musidi berharap. Bravo Panji Kediri….. – (Ajie) –

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Berprestasi Berkesan dan Tak Terlupakan SDN Kandangan 1 Kabupaten Kediri

Acara Pelepasan Siswa-siswi kelas VI SDN Kandangan 1 Kediri (8/6) …