Home Jawa Timur 01-Kediri Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) Kabupaten Kediri di Desa Medowo

Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) Kabupaten Kediri di Desa Medowo

9 min read
0
2
121

Kediri (MPN) – Pelangi Berbineka. Berbagai upaya memperkokoh kebangsaan demi mensukseskan pembangunan nasional, kehidupan moderasi beragama merupakan poin paling mendasar untuk membentuk keindahan, kerukunan, kebersamaan dan kedamaian. “Pelangi yang indah dalam kehidupan yang berbhineka di tengah-tengah masyarakat, yang harus selalu kita lestarikan sebagai manifestasi kehidupan berbangsa dan bernegara di NKRI tercinta ini,” tukas Achmad Faiz, SAg, M.HI. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, dalam Acara Peluncuran atau Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) Serentak di Desa Medowo Kandangan Kediri, Rabusiang (26/7/2023).

Berbhineka dalam kehidupan Moderasi Beragama. Tampak Ketiga desa di Kabupaten Kediri, dipilih sebagai Kampung Moderasi Beragama (KMB) yaitu Desa Medowo Kandangan, Desa Tawang Wates, dan desa Manggis Puncu. (26/7).

Launching KMB dilakukan serentak secara online bersama dengan seluruh daerah Kabupaten Kota seluruh Indonesia oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Di Jawa Timur terdapat 1000 KMB yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk di Kabupaten Kediri. Program Kampung Moderasi Beragama merupakan program dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membentuk sebuah kampung, desa atau Kelurahan dengan sifat toleransi umat beragama yang tinggi dan menciptakan kerukunan antar umat beragama ditengah masyarakat, yang bertujuan untuk memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keragaman, toleran, memperkokoh sikap beragama yang moderat berbasis desa atau kelurahan.

Dikatakan Faiz, Indonesia dengan keragaman suku, ras, budaya, bahasa, maupun Agama, memang tidak gampang dalam membangun persatuan dan kesatuan. Tentu, berbagai tantangan menghadang yang harus selalu diatasi bersama. Menurutnya, setidaknya ada tiga tantangan yang harus dihadapi. Pertama, berkembangnya cara pandang, sikap dan praktek beragama berlebihan (ekstrim) yang mengesampingkan martabat kemanusiaan. Kedua, berkembangnya klaim subyektif dan pemaksaan kehendak atas tafsir agama serta pengruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik. Ketiga, Berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lebih dari 150 peserta menghadiri Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) Serentak di Desa Medowo, rabu siang (26/7).
Gus Ali Nasuchan SPd.I, Ketua FKUB Kandangan memimpin Doa dalam Launching KMB di Desa Medowo (26/7).

Oleh karena itu, Faiz menandaskan, perlunya sebuah wadah ajang untuk membina praktek kehidupan di masyarakat Indonesia yang berbhineka itu yang dapat saling menghormati, bergotong royong dalam bermasyarakat, menciptakan kerukunan, kedamaian yang berlandaskan kemanusiaan. “Itulah, Pemerintah mellui Kemenag membentuk Kampung Moderasi Beragama, KMB,” tandasnya.

Kampung Moderasi Beragama adalah istilah bagi Desa atau Kelurahan yang masyarakatnya memiliki cara pandang, sikap dan praktek beragama yang moderat dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional. Berdasarkan Surat Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam nomer 137 Tahun 2023 tentang Pedoman Pembentukan Kampung Moderasi Beragama tahun 2023 berkaitan dengan Pelaksanaan Rintisan Disebutkan, “Perintisan Kampung Moderasi Beragama ditandai dengan pelaksanaan serangkaian kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Yang Efektif dan inovatif.”.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Faiz, S.Ag, M.HI, bersama Camat Elok Etika S.Sos,MM, Kapolsek Iptu Wahyu Hariadi SH, Koramil dan Kades Tawang Wates Yeni Agustine, Kades Manggis Puncu Pinawati, berfoto bersama para peserta Acara Launching KMB di Desa Medowo, Rabu siang (26/7).

Beberapa langkah, pedoman pembentukan Kampung Moderasi Beragama tahun 2023 di Kabupaten Kediri adalah pertama, Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh berperan aktif dalam pembentukan Kampung Moderasi Beragama (KMB). Kedua, tahapan dalam Pembentukan Kampung Moderasi Beragama (KMB) adalah sebagai berikut  : a) Pada 20 – 28 Februari 2023 dilaksanakan pembentukan Pokja KMB. Kepala KUA Kecamatan bersama dengan Penyuluh Agama Islam Fungsional, menetapkan Tim Pokja KMB. Pembentukan Tim Pokja Kampung Moderasi Beragama (KMB) yang terdiri dari : 1). Ketua (Kepala Kantor KUA), 2). Sekretaris (Penyuluh Agama Islam) dan, 3). Anggota terdiri dari unsur penyuluh Agama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Masyarakat Keagamaan.  b) Setelah Pokja terbentuk, tanggal 1 – 12 Maret 2023 melakukan pemetaan Desa yang berpotensi dirintis sebagai Kampung Moderasi Beragama (KMB) dan menetapkan Kampung Rintisan yang dituangkan dalam Berita acara Penetapan Kampung Moderasi Beragama. c) Setelah ada penetapan, tanggal 16 Maret – 15 Juni 2023 Tim melaksanakan Kegiatan Rintisan, memberi pemahaman dan pembekalan tentang beragama yang moderat. d) Tanggal 16 – 20 Juni 2023, Penilaian dan Verifikasi oleh Tim Penilai dari Kabupaten. Sesuai Kepdirjen Bimas Islam, Kabupaten Kediri target Launching 3 Desa. Kemudian 26 Juli 2023 Peluncuran / Launching.

Dari berbagai kriteria penilaian dan pertimbangan, maka seluruh di Seluruh Kabupaten Kediri yang terdiri 26 wilayah kecamatan  maka dipilih 3 Desa sebagai kampong Moderasi Beragama (KMB) di Kabupaten Kediri, yaitu urutan pertama Desa Medowo Kecamatan Kandangan, kedua Desa Tawang Wates dan ketiga Desa Manggis Puncu.

Kebersamaan dan kerukunan Berbhineka Tunggal Ika dalam Launching KMB di Desa Medowo (26/7).
Kades Medowo Sujarwo, memberi sambutan sebagai Desa urutan pertama KMB di Kabupaten Kediri (26/7).

Desa Medowo Potensial

Camat Kandangan Elok Etika, S.Sos, MM, mengatakan Desa Medowo sejak awal historisnya memang dihuni masyarakat yang memeluk berbagai agama seperti Islam, Hindu dan Kristen. Namun, dalam kehidupan bermasyarakat sangat damai dan masih mengedepankan rasa saling menghormati, tepo sliro, saling menghargai, bergotong royong, rukun dan damai. Bahkan, berbagai potensi alam yang indah dan produksi hasil pertanian sangat terkenal di Desa Medowo Kecamatan Kandangan ini, seperti Penghasil Durian melimpah, Buah Manggis, Alpukat, Salak dan Petai.

Ketua Moderasi Beragama Desa Medowo, sedang memberikan Data konsep Potensi sebagai Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Kabupaten Kediri (26/7).

Acara Launching KMB itu dihadiri 150 orang lebih, diantaranya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri Achmad Faiz Sag, M.HI, Muspika Kandangan Camat Elok Etika S.Sos, MM, Kapolsek Iptu Wahyu Hariadi SH, Danramil 0809/15 Kapten Czi Roberto Hutabarat yang diwakili Serma Arif Yudha, Sekcam Eko Wahyudi SE, MM, Ketua FKUB Kabupaten Kediri Dafid Fuadi, SPd, Ketua FKUB Kandangan Gus ali Nasuchan SPd.I, Kades Medowo Sujarwo, Kades Tawang Wates Yeni Agustina, Kades Manggis Puncu Inawati, Kepala KUA se Kabupaten Kediri, para Penyuluh Agama, Penghulu, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat. – (Ajie) –

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kreativitas Bernilai Spiritual Tinggi dalam Melaspas Peresmian 1000 Candi Nusantara di Banaran Kandangan Kediri

Kediri (MPN) – Spiritual Bermakna. Tak sekedar kreativitas berkehidupan namun pemban…