Home Jawa Timur 01-Kediri Melenggang Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri di Kopdar I Purwoasri

Melenggang Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri di Kopdar I Purwoasri

8 min read
0
4
225

Kediri (MPN) – Sosial Budaya. Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri kian melenggang untuk beraksi, uri-uri budaya jawi, dan berbudi pekerti. Karena, itu telah menyatu dalam diri  berpeduli demi membangun negeri. Meski masih awal menyatukan visi dalam yayasan, adat leluhur telah menyatu dalam pribadi yang kukuh penuh tanggung jawab. “Setidaknya sebagai generasi yang menitis di tanah Jawi, berbagai langkah sehari-hari kita telah berbudi daya menjalankan titah leluhur yang bermuara pada Gusti ingkang Moho Kuaos lan ing angkaryo jagad untuk melestarikan kebaikan demi Nagari,” tukas Letkol (AL) Adreas Suko Riyanto, Pembina Yayasan Panjalu Jayati kadhiri, pada Pertemuan awal (Kopdar I) di Wonotengah Purwoasri Kediri, minggu siang (5/11).

Rahayu sedoyo sedayanipun mugi tansah pinaringan rahayu wilujeng saking Gusti ingkang Ngakaryo Jagad (keceriaan di Kopdar 1 Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri) di Purwoasri (5 nov)
Aning Pengurus Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri sedang mengabsen para peserta Kopi Darat (Kopdar) I untuk memperoleh Kaos Anggota Yayasan di Purwoasri minggu siang (5/11).

Menurut Andreas, Budaya asli Indonesia khususnya jawa mulai asing di negeri sendiri, terutama bagi generasi penerus. Padahal, itu merupakan dasar tuntunan pola kehidupan dalam keluarga, bermasyarakat dan bernegara, yang telah lama dilestarikan oleh para leluhur kita. Dengan basis budi pekerti yang luhur, adat dan budaya jawa merupakan refleksi tingkah laku, kebiasaan yang dapat menjadi sumber inspirasi demi membangun negeri NKRI ini. Mulai dari sopan-santun di jalan, di keluarga, diantara sesama, hingga mengutamakan kepentingan bersama dan bergotong royong adalah budaya adat yang harus kita lestarikan. Maka itu, katanya, dengan guyub rukun dan bergotong-royong dalam kebersamaan, seperti di Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri, ini kita dapat menjaga marwah dan titah para pendahulu kita untuk selalu menguri-uri serta mengembangkan adat istiadat budaya jawi dengan penuh sadar diri.

Para anggota Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri sedang serius mengikuti pertemuan langsung (Kopi Darat) 1 sejak berdirinya Organisasi setahun lalu (5 nov)

Kegiatan pertemuan langsung (Kopi Darat) pertama, sejak resmi berdirinya Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri setahun lalu, ini menjadi titik awal bermulanya kegiatan budaya dan sosial yang akan dikembangkan oleh para anggota melalui yayasan. “Sehingga, pertemuan ini akan dapat dilanjutkan di lain tempat dan direfleksikan dalam kegiatan nyata berupa pagelaran budaya jawa, pendidikan budi pekerti, peduli sekitar dan sebagainya,” kata Anang Dulas, pengurus Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri, sebagai tuan rumah Kopdar I di Desa Wonotengah Purwoasri itu.

Ketua Yayasan Sosial Budaya Panjalu Jayati Kadhiri bersama para peserta Kopdar 1 di Purwoasri minggu siang (5 nov)
Bercengkerama secara akrab kekeluargaan sambil menikmati hidangan Nasi Pecel Tumpang dalam Kopdar 1 di Purwoasri (5 nov)

Rancangan Kegiatan Budaya dan Sosial

Pemerhati dan pelaku budaya jawi Agus Ngancar menambahkan, memang kebersamaan ini walau masih berbentuk tatap muka, pertemuan langsung, takan dilanjutkan dengan penciptaan kegiatan berkesinambungan terkait budaya jawa itu Karenanya, koordinasi dan kesepakatan dapat ditelorkan dalam kegiatan pertemuan ini.

Meeting yang dihadiri lebih dari 40 orang itu juga menjadi sarana pengenalan dan kreativitas dalam membuat program kegiatan budaya, khususnya jawa, yang mesti digelar dan dilestarikan di lingkungan masing-masing. Disamping itu, para anggota yayasan dan peserta pertemuan, bersepakat untuk mengumpulkan pundi-pundi kas yang suatu saat dapat menjadi penunjang kegiatan selnjutnya.

Meskipun di pojok dalam pertemuan Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri selalu bersemangat demi uri uri dan pengembangan adat budaya Jawi (5 nov)
Agus Ngancar sebagai anggota aktif Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri sedang serius mengikuti acara Kopdar 1 di Purwoasri minggu siang (5 nov)

Suasana keakraban dan kekeluargaan tercipta dalam Kopdar I Panjalu Yati Kadhiri itu. Terlebih saat ramah tamah, usai musyawarah, para peserta rapat, bersama-sama menikmati hidangan tradisional khas Kediri yaitu Nasi Pecel Tumpang lengkap peyek dan kerupuk puli. “Luar biasa nikmat,” celetuk Slamet Utomo, anggota yayasan yang berasal dari Keling Kepung Kediri, sambil mengangkat ibu jari.

Pembagian Kos oleh Panitia Pengurus Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri (5 nov)
Suasana akrab dan santai sambil menikmati hidangan tradisional para peserta Kopdar 1 Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri di Purwoasri ( 5 nov)

Paling esensi, dalam pertemuan itu, adalah mengatasi kekhawatiran akan hilangnya kepedulian kaum muda yang lupa akan budaya leluhur, dengan membuat rancangan program kegiatan pengembangan budaya jawa, seperti tari, karawitan, gamelan, wayang dan sebagainya, yang akan dikemas dalam bentuk pagelaran ataupun lomba dikemudian hari.

“Untuk itu, kami akan selalu mencoba berbagai terobosan untuk merealisasikan berbagai pengangkatan budaya daerah agar menjadi focus pembelajaran bagi kaum generasi muda masa kini,” tutur Andreas Suko Riyanto, optimis.

Sumbangan Dana Sukarela dari anggota dalam Kopdar 1 di Purwoasri dihitung bersama dan transparan dalam mengisi Kas untuk kegiatan organisasi (5 nov)
Serius tapi santai dalam Kopdar 1 Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri demi uri-uri budaya Jawi dan adat sosial budaya yang mengunggulkan budi pekerti luhur (5 nov)

Dalam kegiatan Kopdar I Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri itu juga dibagikan kaos kepada anggota dan peserta meeting, untuk penampakan simbol keberadaan dan kejayaan Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri sebagai wadah pegiat budaya dan pengembangan budi pekerti, khususnya di Kediri. –(Ajie)-  

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Peduli Bersinergi SDN Kandangan 1 Bagi Takjil Untuk Masyarakat, Pengguna Jalan dan Bukber

Kediri (MPN) – Bermakna Sinergi. Kegiatan sosial kemanusiaan dilaksanakan SDN Kandan…