Home Jawa Timur Harmoni dalam Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan di Rapimnas Rakernas HPK 2024 di Malang

Harmoni dalam Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan di Rapimnas Rakernas HPK 2024 di Malang

11 min read
0
2
92

Malang (MPN) – Budi Pekerti Luhur. Budi Pekerti Luhur. Nilai Ketuhanan dan kemanusiaan merupakan hal tak terpisahkan dalam kehidupan, khususnya Berbangsa dan Bernegara. Aplikasi perilaku hidup yang berbudi pekerti inilah akan membentuk keharmonisan, keselarasan dalam mengarungi Bahtera Banawa Sekar Keprabuan Nusantara di Indonesia. “Kejayaan Bangsa Indonesia inilah terefleksi dalam harmoni keselarasan antara nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang mengerucut pada implementasi Budi Pekerti yang telah diwariskan para leluhur Nusantara yang berabad-abad sebelum masehi, dalam membangun Sekar Keprabuan Nusantara ini,” tukas Brigjen Pol. Ahmad Nurwahid SE, MM, Direktur Deradikalisasi BNPT, di Malang (10/2).

Brigjen Pol Ahmad Nurwahid SH MH dalam Orasi Kebudayaan di Rapimnas Rakernas HPK Malang 8-10 Feb 2024. (8/2)

Demikian sebuah esensi dalam Rapimnas dan Rakernas Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) pada 8 – 10 Februari 2024 di Gedung Samudera Angkatan Laut (LANAL) Jalan Yos Sudarso 14 Kasin Klojen Kota Malang.

Menurut Nurwahid, hubungan negara dan agama di Indonesia tidak ditempatkan dalam konteks dikotomi, tetapi pada posisi yang harmonis dalam bingkai nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Dapat dikatakan bahwa bangsa Indonesia menitik beratkan pada nilai-nilai kemanusiaan sekaligus nilai-nilai religius-ilahiah. Sebagaimana termaktub dalam Pancasila, sila pertama dan kedua, sebagai dasar filosofis hubungan negara dan agama bagi bangsa Indonesia, dengan menempatkan nilai kemanusiaan dan religius-ilahiah di atas segalanya.

Kedua nilai itu harus tetap menyatu dan terekam dalam sikap dan perilaku masyarakat Indonesia sebagai perekat bangsa di tengah kompleksitas perbedaan yang tak semua bangsa mampu melewatinya dengan baik. “Sebagai bangsa besar, kerukunan dan harmoni dalam keberagaman harus tetap dijaga. Indonesia dikaruniai tidak hanya kekayaan alam, tapi juga kekayaan budi pekerti, sehingga menjadikan bangsa Indonesia sebagai salah satu magnet dunia dalam mengelola dengan baik antara negara dan agama,” katanya.

8/2)Brigjen Pol Ahmad Nurwahid SH MH bersama para pejabat daerah di Rapimnas Rakernas HPK Malang (8/2)
Para sesepuh Penghayat dari Gunung Kawi bersama dengan Brigjen Pol Ahmad Nurwahid SH MH di acara Rapimnas Rakernas HPK Malang 8-10 Feb 2024 (8/2)

Dijelaskan, dalam keselarasan kehidupan berbangsa dan bernegara, semua Agama dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia, telah lama menjadi nilai-nilai luhur Bangsa yang terangkum dalam Pancasila. Yang mengedepankan nilai Budi Pekerti Luhur yang menjadi pedoman hidup, yang diwariskan para leluhur berabad-abad sebelum Masehi di Nusantara ini. “Ini merupakan bukti kongkret bahwa nilai Kemanusiaan dan Ketuhanan di Indonesia telah mengemuka dan menjadi prioritas harmoni kehidupan yang selalu dijunjung tinggi,” ujar Jenderal jebolan Pondok Pesantren itu.

Diketahui, di Indonesia hingga saat ini sangat banyak komponen bangsa seperti, terdapat 1638 organisasi kepercayaan dibawah HPK dan 38 masyarakat adat. Kesemuanya ini menjadi kekayaan leluhur yang bernuansa keberagaman namun tetap menjunjung tinggi nilai luhur Budi Pekerti, dengan saling menghormati, menghargai, hidup berdampingan serta mengedepankan keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini ditunjukkan dengan slogan persatuan dan kesatuan dalam Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangruwa di Negeri Nusantara ini.

Brigjen Pol Ahmad Nurwahid SH MH dengan peserta Rapimnas Rakernas HPK di Malang (8/2).
Brigjen Pol Ahmad Nurwahid SH MH dalam pembukaan Acara Rapimnas Rakernas HPK Malang 8 – 10 Feb 24 (8/2)

Toleransi

Kebangkitan kebersamaan, saling toleransi antara berbagai elemen ini membentuk kebersamaan, Harmoni Berbangsa, di Indonesia yang terangkum dalam Pancasila ini, menjadi pedoman berbangsa yang tak ternilai, yang tengah menjadi sorotan Dunia. Karena faktanya, kini Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau Suku bangsa, lebih tepatnya, Indonesia memiliki 1.340 Suku bangsa di Tanah Air. dengan masyarakat adat berbeda-beda, serta memiliki lebih dari 13 pulau. “Hal ini merupakan Bangsa yang sangat komplek dan rentan akan konflik internal,namun Puji Syukur Alhamdulillah, Negara Kita ini mampu bersatu dan berdiri kokoh sejak dulu, dengan menerapkan Nilai-nilai luhur Kebangsaan yaitu Pancasila,” ungkap Nurwahid.

Brigjen Pol Ahmad Nurwahid SH MH Rapat bersama para Pengurus DPP inti di Rapimnas Rakernas HPK Malang 8 feb 24 (8/2)

Bahkan, di negeri-negeri Eropa yang hanya terdiri tidak lebih dari 10 etnis, menjadi banyak Negara, selanjutnya Arab yang berawal dari satu suku bangsa pecah menjadi 21 Negara, tetapi Indonesia yang terdiri banyak suku mampu bersatu, Harmoni Berkebangsaan, menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kebanggaan seperti inilah yang menjadi barometer dunia Internasional sangat menghormati Indonesia sebagai negara dengan segala keberagamannya ini mampu mempersatukan bangsanya,” tutur Direktur deradikalisai Badan Nasional Penanggulangan Teroris ini.

Maka itu, tandasnya, sebagai Bangsa Indonesia kita sangat perlu melestarikan ajaran Budi Pekerti yang diwariskan kepada kita untuk menjadi manusia yang bermartabat dan selalu bersatu dalam keberagaman, yang mengedepankan nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan dalam kehidupan Berbengsa dan bernegara ini.

Sraddha Gong Banawa Sekar Keprabuan

Acara Rapimnas dan Rakernas HPK pada 8-10 februari 2024 ini juga ditandai dengan Sraddah Gong Banawa Sekar Keprabuan Nusantara yang ditabuh oleh Brigjen Pol Aruf Rahman, Direktur Sosbud yang mewakili Kapolri, serta dihadiri Dr. Budianto Staf Kepresidenan Bidang Polhukam, Dr Sumari Direkrtur Kepercayaan dan Masyarakat Adat Kemendikbud, Kadinas Pendidikan dan Kebudayaan Suwaji mewakili Plt Bupati Malang, serta lebih dari 500 peserta Rapimnas Rakernas (Anggota dan Para Pengurus DPP, DPD, DPK HPK di Indonesia serta beberapa perwakilan masyarakat adat di Indonesia).

Acara Santi Puji dan Upakara Sraddha Gong Banawa Sekar Keprabuan oleh Tokoh Religi setempat (9/2)
Para Pejabat dan Tokoh Masyarakat Adat Pengurus HPK mengikuti Acara Santi Puji dan Upakara Sraddha Gong Banawa Sekar Keprabuan Nusantara di Aula Pendopo Kab Malang (9/2).

Rangkaian acara Rapimnas dan Rakernas HPK 2024 itu meliputi Pawedaran Sesaji Sraddha Gong Banawa Sekar Keprabuan Nusantara, Ritual Santi Puji dan Upakara Sraddha, Pagelaran seni Wayang Purwa, Seni Budaya Bantengan dan Jaranan, Melepas burung perkutut 200 ekor di halaman pendopo Kabupaten Malang serta melepas 500 ekor Ikan (Nila, Lele, Belut) di Sungai Lanang/Agung, serta diakhiri dengan rangkaian acara penutupan dengan pembacaan hasil Rakernas Rapimnas HPK 2024 yang dibacakan oleh Sekjen HPK, Drh. Tatang Cahyono, MSTCVM.

Pemberian Pucuk Nasi Tumpeng kepada para pejabat usai acara ritual santi puji dan upakara Sraddha di Pendopo Kab Malang (9/2)
Ritual Santi Puji dan Upakara Sraddha dipimpin R Edi Ketua DPD HPK Jatim (9/2).

Tak sedakar acara seremonial dan rutinitas, Rapimnas dan Rakernas HPK 8-10 Februari 2023 ini juga menekankan visi misi Ketuhanan, Kemanusiaan dan Kelestarian Alam yang telah lama menyatu dalam kepribadian Bangsa Nusantara, NKRI, sejak era Nusantara satu dan dua serta para leluhurnya, yang terinternalisasi dalam Pancasila yang bermuara dalam dimensi Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Magruwa. “Visi Misi itulah mengingatkan kembali, kita semua untuk selalu melestarikannya dan menjadi Inspirasi baru untuk masa yang akan datang, warisan leluhur melalui ajaran Budi Pekerti, jangan sampai sirna, hilang ditelan bumi,” tuah Dr.Ir. Hadi Prajoko, SH, MH, Ketua Umum HPK.

Para Pengurus DPP HPK dalam acara penutupan Rapimnas dan Rakernas HPK 8 – 10 Februari 2024 di Gedung Samudera LANAL Malang (10/2)

Suro diro Joyo Diningrat, Lebur Dening Pangastuti. adalah Semua bentuk angkara murka yang bertahta dalam diri manusia akan sirna dengan Sifat lemah lembut, Kasih Sayang yang didasari dengan manembah kepada Tuhan Yang Maha Esa. –(Ajie)-

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kreativitas Bernilai Spiritual Tinggi dalam Melaspas Peresmian 1000 Candi Nusantara di Banaran Kandangan Kediri

Kediri (MPN) – Spiritual Bermakna. Tak sekedar kreativitas berkehidupan namun pemban…