Home Jawa Timur 01-Kediri Damai Sejahtera Doa Bersama Hari Jadi Kab Kediri ke 1220 di Pura Dharma Wijaya Medowo Kandangan

Damai Sejahtera Doa Bersama Hari Jadi Kab Kediri ke 1220 di Pura Dharma Wijaya Medowo Kandangan

18 min read
0
0
36
,

Kediri (MPN) – Bahagia Sejahtera. Dalam kegiatan Doa Bersama Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1220 tahun 2024, Bupati Kediri H Hanindhito Himawan Pramana, SH, berpesan kepada seluruh umat Hindu dan umat seluruh agama, semoga diberikan kesejahteraan, damai, bahagia dan perlindungan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri. “Hal ini juga menjadi momentum untuk selalu bersatu, bergotong-royong, saling menghormati untuk hidup rukun dan damai dalam keberagaman, demi keajuan masyarakat Kabupaten kediri dan Bangsa Indonesia,” tutur Mas Dhito, panggilan akrabnya, dalam acara Doa Bersama dengan para umat Hindu dan masyarakat di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo Kecamatan Kandangan, jumat sore (22/3).

Doa bersama dalam rangka hari jadi Kabupaten Kediri ke 1220 tahun 2024 ini dilaksanakan serentak pada hari jumat 22 maret 2024 di 4 titik yaitu di salah satu Gereja di Gurah dan Kayen Kidul, Plosoklaten, serta di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo Kandangan.

Puluhan Paket Bantuan Susu Sehat kepada Balita dan Anak di Acara Doa Bersama Hari Jadi Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo dari Pemkab Kediri jumat sore (22 Maret)

Dalam sambutannya yang dibacakan Camat Kandangan Nursaid SE, Bupati menegaskan bahwa Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1220 tahun 2024 ini mengusung tema Kediri Barenta Jayati yang bermakna Kediri Sejahtera dan Mulia. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut ,tentu perlu upaya kerja keras bagi seluruh rakyat masyarakat Kabupaten Kediri. Disamping itu, melalui kegiatan Doa Bersama yang dilaksanakan seluruh umat beragama di Kabupaten Kediri, menunjukkan bahwa kebersamaan, toleransi serta menghormati dan menghargai keyakinan agama lain begitu besar di Kabupaten Kediri. 

“Saya atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Parisada Hindu Kabupaten Kediri dan jajarannya atas terselenggaranya kegiatan Doa Bersama ini,” ujar Bupati Mas Dhito.

Dalam Kegiatan Doa bersama ini saya menitipkan doa untuk Kabupaten Kediri agar diberikan kesejahteraan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri,” tukasnya. Semoga kegiatan hari ini membawa kebahagiaan kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh umat Hindu dan semua warga Kabupaten Kediri.

Para Tamu Undangan dari Muspika Kandangan di acara Doa Bersama Hari Jadi Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijata Desa Medowo Kandangan (jumat sore (22/3)
Suasana Hikmat acara Doa Bersama Umat Hindu Kandangan dalam Doa Bersama Hari jadi Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijaya Kandangan ( jumat 22 maret)

Sementara itu Camat Nursaid, menambahkan bahwa Kabupaten Kediri kini tengah berbenah menuju Kota Metropolitan dimana pembangunan berbagai bidang dikembangkan dengan baik, mulai bidang pendidikan, berkembang berbagai pembangunan di bidang pertumbuhan ekonomi. Bahkan dibangunnya Bandara dan semua komponen pelengkapnya di Kabupaten Kediri diharapkan dapat meningkatkah kesejahteraan masyarakat Kabupaten di berbagai bidang

Terkait itu semua, kini Pemerintah Kecamatan Kandangan juga ini tengah berupaya maksimal dalam melayani masyarakat dengan baik. “Bila pada hari senin hingga jumat, pelayanan masyarakat di kantor kecamatan harus melalui Kantor Desa dulu, maka khusus di hari sabtu, diperbolehkan langsung ke Kantor Kecamatan, dan masyarakat akan dilayani secara maksimal,” katanya. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan pelayanan masyarakat dapat dilaksanakan secara berdaya guna, cepat dan efektif.

Ketua PHDI Kandangan Juliono dalam acara Doa Bersama Hri jadi Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo (22 mar)

Dharma Negara Dharma Agama

Ketua Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Kandangan, Juliono, dalam pidato di awal acara menyebutkan bahwa, kegiatan Doa Bersama ini sangat terkait dengan konsepsi dasar ajaran Agama Hindu, dimana masyarakat harus melaksanakan Dharma Negara dan Dharma Agama secara korelatif dalam kehidupan menuju kedamaian dan kesejahteraan.

Dalam melaksanakan Dharma Negara, umat Hindu agar senantiasa membangun toleransi , menjaga suasana damai, guyub-rukun dalam keberagaman, tidak mudah terprovokasi serta mengutamakan musyawarah sehingga kondisi yang aman, harmonis, kondusif dapat terpelihara dengan baik, sehingga dapat terwujud  Indonesia yang Jaya. Sedangkan dalam konteks pelaksanaan Dharma Agama, umat Hindu diharapkan terus  meningkatkan Sradha keyakinan dan Bhakti kepada Sang Hyang Widhi Wasa dengan dasar petunjuk sastra-sastra suci Weda. “Doa bersama ini merupakan perwujudan dari dari kedua dharma tersebut demi kemajuan masyarakat Kabupaten Kediri secara umum,” tukas Juliono.

Drs Murtadji MPdH Ketua PHDI Kabupaten Kediri dalam Doa Bersama Hari Jadi Kab Kediri ke 1229 tahun 2924 di Pura Dharma Wijaya Medowo (22 maret)
Drs Radi dari Kemenag Kabupaten Kediri sedang memimpin Doa dalam Acara Doa Bersama HUT Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo (22 maret)

Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Kediri Drs. Murtadji MPd.H, menyebutkan bahwa dalam konsep Agama Hindu, Pemerintah adalah sebagai Guru Wisesa yang patut dan harus kita hormati, karena Pemerintah merupakan wakil dari rakyat secara keseluruhan dan yang mempunyai kemampuan dan kebijakan untuk mensejahterakan rakyatnya.

Bagi umat Hindu di Kabupaten Kediri, Pemerintah Daerah melalui Bupati Mas Ditho saat ini telah membantu dan memfasilitasi pembangunan umat, seperti tahun terakhir Bupati telah memberikan insentif setiap bulan kepada 90 guru pasraman di Kabupaten Kediri, bantuan kegiatan dan tempat ibadah umat Hindu, serta akhir tahun 2023 lalu kegiatan Utsawa Dharma Ghita (UDG) Provinsi Jatim telah sukses dilaksanakan di Grogol Kabupaten Kediri, atas bantuan fasilitas Pemkab Kediri melalui Bupati Mas Dhito. Dan tentu masih banyak bantuan peningkatan bagi umat Hindu lainnya. “Halini menunjukkan bahwa Pemkab melalui Bupati Mas Dhito, telah menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada umat beragama, khususnya umat Hindu,” kata Murtadji. Oleh karenanya, kita harus elalu hormat,patuh dan menjunjung tinggi pemerintah sebagai Guru Wasesa.

Dalam Agama Hindu, dikenal ajaran Catur Guru, yakni empat guru yang harus dihormati. Ada Guru Swadyaya (Tuhan), Guru Wisesa (pemimpin atau pemerintah), Guru Pengajian (guru di sekolah), dan Guru Rupaka (orang tua). Pada salah satu Catur Guru terdapat Guru Wisesa.

Guru Wisesa adalah pemerintah. Guru Wisesa yakni seorang pemimpin atau pemerintah, menyediakan gedung sekolah dengan sarana dan prasarana yang lengkap. Para pemimpin yang telah menopang kebutuhan masyarakat, sehingga harus kita hormati.

Terkait hal itu, tambah Murtadji, hujatan kepada sosok Guru Wisesa tidak seharusnya dilakukan, jika memang ingin memberi masukan harus dilakukan dengan cara dan bahasa yang baik. Sebab siapapun yang didudukkan sebagai pemimpin, hendaklah memiliki karakter moral yang patut diteladani. Sehingga masyarakat termasuk para siswa, mahasiswa harus hormat dan patuh kepada pemerintah (Guru Wisesa). Sinergi positif tentu kita harapkan kepada Catur Guru yang lain.

Kapolsek Kandangan AKP Wahyu Hariadi SH dalam acara Doa Bersama HUT Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo (jumat sore 22 maret )


Apresiatif Waspada

Sementara itu, Kapolsek Kandangan AKP Wahyu Hariadi SH, sangat mengapresiasi acara Doa Bersama yang dilaksanakan di Pura Dharwa Wijaya Desa Medowo ini.Mengingat desa ini merupakan Kampung Moderasi Beragama paling moderat di Kabupaten Kediri. Bahkan, sejak awal historisnya memang dihuni masyarakat yang memeluk berbagai agama seperti Islam, Hindu dan Kristen. Namun, dalam kehidupan bermasyarakat sangat damai dan masih mengedepankan rasa saling menghormati, tepo sliro, saling menghargai, bergotong royong, rukun dan damai.

Kehidupan toleransi demi kedamaian dan ketentraman itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di Kandangan khususnya Medowo, prosesnya sejak lama 3 generasi, berjalan dan damai-damai saja, nyaman-nyaman saja. Sehingga bisa kita ucapkan, puji syukur, puji astungkara. ”Kita, Pak Camat, Pak Danramil dan Polsek saat ini selalu dekat, tidak ada jarak dengan panjenengan semua, kita melayani penuh. Bahkan, sesibuk apapun saya akan datang di setiap acara di masyarakat, tidak ada sekat,” ujar Wahyu yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Para Pecalang dan anggota Polsek Kandangan di jalan pintu masuk Pura Dharma Wijaya Desa Medowo Kandangan dalam Acara Doa Bersama hari Jadi Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 jumat sore (22 mar)
Acara Doa Bersama Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1220 Tahun 2024 di Pura Dharma wijaya Kandangan di Desa Medowo ( jumat sore 22 maret)

Tentang ketertiban berlalu lintas.Kapolsek menkankan, agar masyarakat selalu memakai helm bila berkendara motor. Dia mencontohkan, baru-baru ini terjadi kecelakaan Lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pemuda dan satunya kondisi sakit parah, karena sembrono berkendara dan tak pakai helm. Kejadian itu jangan sampai terjadi lagi. Pada yang lain.

Wahyu juga berharap, kepada masyarakat Desa Medowo agar menghindari penggunaan petasan karena itu sangat membahayan diri sendiri dan orang lain. Dia berharap pada umat Hindu , untuk mengingatkan saudaranya yang muslim,  untuk tidak lagi membeli, memiliki, mengedarkan, membuat petasan. Karena itu melangggar UU Darurat nomer 12 tahun 1951, ancaman hukumanya 20 tahun penjara. Kejadian di Kepung beberapa waktu lalu, bisa menjadi pengingatan bagi kita semua, dimana terdapat sesorang yang meracik menggoreng ramuan petasan, dimana saudaranya datang, dan saat menyulut rokok membuat mercon itu meledak menghancurkan rumahnya dan merenggut  nyawa 2 orang tersebut. “Nah kejadian ini jangan sampai terjadi pada kita semua, harus selalu waspada,” tutur Wahyu.

“Mudah-mudah kehadiran saya bersama forkompimca dan tokoh-tokoh agama di Kandangan ini memberikan dampak positif dan bisa mengayomi panjenengan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari,” ujar Kapolsek.

Keceriaan anak-anak dalam menerima Bantuam Pemkab berupa Paket Susu Sehat di Acara Doa Bersama Hari Jadi Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijaya Desa Medowo, jumat petang (22/3)
Para Tamu Undangan dari Muspika Kandangan di acara Doa Bersama Hari Jadi Kediri ke 1220 tahun 2024 di Pura Dharma Wijata Desa Medowo Kandangan (jumat sore 22

Bantuan Paket Susu dari Bupati

Dalam kesempatan acara Doa bersama, juga dilaksanakan pembagian puluhan paket Susu Sehat kepada para Balita dan Anak yang hadir. Secara simbolis Bantuan Pemkab Kediri itu diserahkan oleh Murtadji kepada Pengurus PHDI dan Pura Dharma Wijaya Desa Medowo Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri. 

Hadir dalam Acara Doa Bersama HUT Kabupaten Kediri ke 1220 tahun 2024 ini Buapti Kediri yang diwakili Camat Kandangan Nursaid SE, Ketua PHDI Kabupaten Kediri Drs Murtadji MPd.H, Danramil 0809/15 Kandangan, Kapten Czi Roberto HUtabarat, Kapolsek Kandangan AKP Wahyu Hariadi SH, Ketua FKUB Gus Ali Nasuchan sPd.I, Pendeta Kristen, Ketua PHDI Kandangan Juliono, Tokoh Masyarakat setempat, Para Mangku, serta ratusan umat Hindu dari berbagai wilayah di Kecamatan Kandangan seperti Desa Mlancu, Desa Banaran dan Desa Medowo.

Camat Kandangan Nursaid SE bersama Kapolsek AKP Wahyu Hariadi SH Danramil Kapten Czi Roberto Hutabarat dan Ketua PHDI Kandangan Juliono di depan pintu Pura Dharma Wijaya Desa Medowo dalam Acara Doa Bersama HUT Kab Kediri ke 1220 tahun 2024 (22/3)

Harmoni kehidupan dan moderasi beragama sangat mewarnai dalam kegiatan Doa Bersama secara serentak di Kabupaten Kediri ini. Paling tidak, kegiatan Doa Bersama Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1220 tahun 2024 ini dapat memberikan inspirasi kehidupan untuk saling tbergotong royong, hidup rukun, damai dan sejahtera. Untuk Kemajuan Kabupaten Kediri. menuju tatanan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari yang sempurna. Bahagia dan Sejahtera. –(Ajie)-

Load More Related Articles
Load More By Aji Suharmaji
Load More In 01-Kediri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Berprestasi Berkesan dan Tak Terlupakan SDN Kandangan 1 Kabupaten Kediri

Acara Pelepasan Siswa-siswi kelas VI SDN Kandangan 1 Kediri (8/6) …